FiLosofi PensiL
Dalam minggu ini saya mendapat email dari Dept. Learning and Organization Development di kantor saya. Department ini biasanya mengirimkan email-email tentang artikel-artikel yang berkaitan dengan kehidupan di kantor, motivasi kerja dll. Terkadang karena isinya terlalu panjang, saya sering melewatkan begitu saja email-email ini
. Dan ketika saya membuka email, saya sudah berfikir “Calon-calon email yang akan terdelete neh
”. Dengan secepat kilat tangan saya beraksi klik kanan-dan……Delete, tapi tiba-tiba tangan saya terhenti ketika membaca subject email tersebut
Thought for the day : Surat dari Nenek
Seketika saya teringat dengan Oppung(baca : Nenek) saya yang beberapa bulan yang lalu sudah pergi menghadap Sang Pencipta. Hiks…sedih…karena hanya beliaulah Oppung saya yang masih saya kenal sampai saya beranjak dewasa. Semua keluarga sayang Oppungku, tapi ternyata masih ada yang lebih sayang dari kami, yaitu Tuhan kami. Koq jadi Curhat ya…baiklah kita “Kembali ke Laptop”. Isi dari email itu tentang Nilai-nilai kehidupan yang dapat kita pelajari dari sebuah Pensil(Pencil). Interesting article I think and I want to share. Isi dari emailnya saya kutip sbb:
Seorang nenek menulis surat untuk menasihati cucunya
“Nenek harap kamu akan seperti sebuah pensil ketika kamu besar nanti. Pensil mempunyai 5 kualitas yang bisa membuatmu selalu tenang dalam menjalani hidup, kalau kamu selalu memegang prinsip-prinsip itu di dalam hidup ini.” Nenek kemudian menjelaskan 5 kualitas dari sebuah pensil.



Recent Comments